Selamat datang di halaman ini. Jika Anda tertarik dengan content yg saya suguhkan silahkan di COPAS n diSHARE kemana saja Anda suka. Terimakasih atas kunjungan Anda dan smoga Rahmat ALLOH sll bersama Anda Dan Keluarga. SaLaM_bErbAgI *******><******* CHEFF M MOELs
Sabtu, 13 Juli 2013
JIKA ALLOH ITU MAHA PENYAYANG KENAPA DIA CIPTAKAN NERAKA...???
" Semua Harap Baca, Agar Tidak Tersesat
"
Ini kisah nyata seorang gadis melayu
yang dangkal ilmu pengetahuan Islamnya.
Didaerah tersebut memberlakukan
peraturan bagi pekerja di tempat umum
seperti pasar, toko-toko perniagaan dan
lain-lain bagi wanitanya diharuskan
mengenakan jilbab dan menutup aurat
dengan benar. Kerap kali pemerintah
mengadakan pemeriksaan secara
mendadak ditoko-toko dan pasar, bagi
yang melanggar maka dikenakan denda.
Selain kena denda mereka yang
melanggar aturan diberi nasehat dari
sang ustadz yang bekerjasama dengan
pemerintahan.
Suatu hari, seorang gadis tertangkap
yang bekerja disebuah toko karena tidak
menutup auratnya. Maka diapun kena
denda. Setelah dia membayar denda,
ustadz ini pun menasehati, "Setelah ini,
saya harap saudari bisa insaf dan
mentaati peraturan. Peraturan ini bukan
semata dari aturan pemerintah melainkan
menutup aurat juga perintah Allah Swt.
Ringkasnya kalau kita mentaati
perintahNya maka akan selamat dan
berbalas surga. Sebaliknya jika durhaka
maka akan celaka dan balasan neraka."
Gadis tersebut yang awalnya
mendiamkan diri, tiba-tiba membentak
ustadz
"Kalau Tuhan itu betul-betul baik, kenapa
bikin neraka? Kenapa tidak sediakan
surga saja? Seperti itukah Tuhan
penyayang?".
Mungkin dari tadi gadis itu sudah panas
telinganya dinasehati oleh ustadz terlebih
habis terkena denda.
Ustadz itu tertunduk dan berfikir,
"Bahaya anak ini kalau didiamkan akan
rusak akhlaknya."
Setelah habis gadis itu mengomeL,
ustadz pun menjawab,
"Saudariku, kalau Tuhan tidak bikin
neraka, saya tidak akan jadi ustadz.
Berapa sen saja gaji seorang ustadz?
Lebih baik saya jadi bandar judi yang
gampang dapat uang, hidup senang,
lepas matipun tak risau sebab dijamin
masuk surga. Mungkin kau juga bisa saya
culik dan dijual jadi pelacur. Kalau mau
lari, saya bunuh saja. Tak apa, sebab
neraka tak ada. Nanti kita jumpa lagi
disurga. Kan Tuhan itu baik."
Gadis itu terkejut mendengar jawaban
ustadz, bicara macam apa itu ??
"Saudariku, perkara tadi akan terjadi
seandainya surga saja yang tersedia.
Orang jahat, orang baik semua masuk
surga. Maka, apa gunanya berbuat baik?
Orang jahat lagi gampang, manusia tak
lagi diuji sebab semua orang akan lulus,
percuma. pembunuh akan berjumpa lagi
dengan yang dibunuh didalam surga,
perampok berjumpa Lagi dengan yang
dirampok didalam surga. Tak ada yang
menerima hukuman.
Apakah Tuhan yang seperti ini yang kamu
mau? Kamu rasa adilkah?" Tanya ustadz.
"Mana adil seperti itu. Orang jahat gak
akan lepas begitu saja." Rungut si
gadis.
Ustadz tersenyum "Jika Tuhan tidak adil,
bolehkah dianggap baik? Saudariku,
saya kasih nasehat karena saya sayang
sesama umat Islam. Allah itu maha
penyayang tapi Dia juga maha adil
karena itu Neraka perlu terwujud untuk
menghukum hamba-hambanya yang
durhaka, yang menzalimi diri sendiri dan
orang lain.
Kita sedang diuji didunia ini. Jasad kita
bahkan segala-galanya milik Allah. Maka
bukan hak kita untuk berbuat sesukanya.
Apa yg dipinjamkan olehNya pasti akan
diambil kembali olehNya."
JENDELA
Sepasang orang muda yang baru menikah
menempati rumah di sebuah komplek perumahan.
Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela
kaca melihat tetangganya sedang menjemur
pakaian.
... "Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang
istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian
dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."
Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tdk
memberi komentar apapun.
Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian,
selalu saja sang istri memberi komentar yg sama
tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci
pakaiannya.
Seminggu berlalu ...
sang istri heran melihat pakaian2 yang dijemur
tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia
berseru kepada suaminya:
"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana
mencuci dengan benar.
Siapa ya kira2 yang sudah mengajarinya? "
Sang suami berkata,
"Saya bangun pagi2 sekali hari ini dan
memBERSIHkan jendela kaca KITA."
Dan begitulah kehidupan ....
Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain
tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela)
lewat mana kita
memandangnya..
- Jika hatimu bersih,
maka bersih pula pikiranmu..
- Jika pikiranmu bersih,
maka bersih pula perkataanmu..
- Jika perkataanmu bersih (baik),
maka bersih (baik) pula perbuatanmu..
*Hati, pikiran dan perkataan kita mncerminkan hidup
kita..
*Jika ingin hidup kt berkembang, maju, n sukses..
Maka kita hrs menjaga hati, pikiran, dan perkataan
kita...
*Karena itulah se gala2nya
*semoga bermanfaat
Langganan:
Postingan (Atom)

